SELAMAT DATANG

Nikmati semua fasilitas yang ada dan nikmati semua post yg saya rangkum dari berbagai blog (sumber) yang up to date tentunya... Jangan sungkan-sungkan untuk kembali lagi dan ajak rekan-rekan anda... Terimakasih..

04 Mei 2010

Ramai-ramai Telanjang

gambar

KOMPAS.com — Ratusan orang rela tidak berbusana di tengah cuaca dingin demi apa yang mereka sebut seni. Para sukarelawan ini berpose telanjang di bawah arahan fotografer terkemuka AS, Spencer Tunick, di sebuah taman Salford, Inggris.

Pengambilan foto telanjang massal tersebut ditujukan untuk mengenang karya seniman terkemuka Laurence Stephen Lowry yang dikenal dengan lukisan barisan manusia yang membentuk berbagai wujud. Pengambilan foto yang diprakarsai untuk memperingati hari jadi ke-10 galeri LS Lowry dan diberi nama "Everyday People" itu difokuskan pada kalangan pria dan wanita bersahaja.

Lebih dari 4.000 orang telah mengajukan diri untuk mengikuti sesi foto telanjang massal yang dibatasi hanya untuk 1.000 sukarelawan. "Everyday People" diadakan di delapan lokasi rahasia di Salford dan Manchester.

Mereka yang terlibat foto bugil massal ini, mulai dari pria hingga wanita, tua dan muda, tersebar di Peel Park dan mengikuti arahan pose langsung dari Tunick yang menggunakan pengeras suara.

Sekali waktu, Tunick menginstruksikan mereka untuk beranjak dari satu tempat ke tempat lain di hamparan rumput yang luas. Pada satu kesempatan, Tunick juga memerintahkan mereka untuk melompat dan melambaikan tangan mereka.

Tunick juga mengatur mereka berada dalam beberapa kelompok yang mengitari bunga di sekitarnya. Kemudian, Tunick memerintahkan para pria untuk menatap ke arah timur atau ke arah bertenggernya matahari pagi dan para wanita mengambil pose dengan menghadap ke arah barat.

Ini bukan pertama kalinya Tunick mengabadikan pose lautan manusia telanjang. Pose serupa pernah diabadikan Tunick di Sydney Opera House, Australia; Institut Cultura di Barcelona, Spanyol; serta Saatchi Gallery di London dan Baltic di Gateshead. Tunick mempunyai alasan tersendiri soal minatnya mengabadikan kerumunan manusia telanjang.

"Saya rasa pose bugil massal kali ini memberikan nuansa baru bagi latar untuk mengenang karya LS Lowry."

"Pose ini menciptakan hubungan antara dunia konkret dan dunia sebenarnya. Dunia sebenarnya adalah kita semua dan segala sesuatu yang ada di sekitarnya hanya bersifat sementara."

Kompas

Pertunjukan seni Debus selalu menyuguhkan aksi yang menegangkan. Mulai makan beling, tahan ditebas dengan senjata tajam atau bahkan dengan peluruh sekalipun. Karena biasanya para seniman ini memiliki ilmu kebal sehingga tak ada korban, penonton pun dibuat penasaran.

Tapi lain lagi yang terjadi di Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam. Pertunjukan debus yang digelar di Lapangan Merdeka, Langsa, Minggu (2/3) dini hari itu justru memakan korban dari kalangan seniman itu sendiri.

Informasi yang dihimpun Metro Aceh (JPNN Grup) menyebutkan para seniman Debus dari Peureulak melakukan atraksi di atas panggung, tak ada tanda-tanda bakal menjadi bencana. Seperti biasanya, para seniman itu beratraksi menggoreskan atau menusukkan senjata tajam ke tubuh mereka.

Namun, saat giliran Muhammad B (22) pemain Dabus Aceh asal Gampong Beusa Seubrang, Peureulak Barat, Aceh Timur, menusukkan sebilar rencong (senjata khas Aceh) ke pahanya, justru senjata itu tertancap dalam sehingga mengeluarkan darah yang cukup banyak. Rupanya, saat itu tak ada lagi kesaktian yang membuatnya tetap kebal sehingga tertembus senjata saat beraksi.

Terang saja, saat itu korban menjerit kesakitan. Tak pelak insiden kecelakaan itu sontak membuat pengunjung dan managemen kesenian dabus dimaksud terkejut. Mereka langsung melarikan pemain terluka ke RSUD Langsa untuk penanganan medis. Sampai di rumah sakit, korban sudah tak bernyawa dan akhirnya diboyong ke rumah duka di Gampoeng Beusa Seubrang, Peureulak Barat.

Sementara itu, Pawang Kesenian Dabus Bandar Khalifah, Peureulak, Tgk H. Rahmuddin AR, dalam konfirmasinya kepada wartawan saat berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Langsa mengatakan kejadian itu sangat mengagetkan. "Biasanya tidak ada masalah, ini bisa berbuah kecelakaan," kata Rahmudin


Forum Bebas Indonesia (FBI) 

Selingkuhan Obama

gambar

TEMPO Interaktif, San Fransisco -Muda, cantik, handal mengelola dana kampanye, dan pintar bermain basket. Inilah gambaran Vera Baker, 35 tahun, perempuan Afro-Amerika yang hari-hari ini menyedot perhatian besar publik setelah mingguan National Enquirer membuat tuduhan mengejutkan bahwa Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah berselingkuh dengannya.